Minggu, 07 Desember 2008

sarir

Pagi meniti di atas

Butiran-butiran embun asa
Meliuk-liukan cakrawala tak terbatas
Seolah pertiwi penuh romansa

Dan sang terra terperanjat
Memacu tunas-tunas tak beralas
Menyapu guguran malam tadi
Rumput-rumput berbiak
Menyambut fajar datang telah

Pagi meniti di atas
Kelembutan daun-daun langit
Menyepuhkan batu keras
Meruntuhkan tembok-tembok rakit

Dan sang terra terperanjat
Memacu tunas-tunas tak beralas
Menggulung lukisan malam tadi
Buliran fajar tak beranjak

Sehabis menatap terang datang tel

Tidak ada komentar: